MESUJI, iNews.id - Bripda Rizki Ardianto, personel Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan hilang saat menjalankan tugas pengamanan di wilayah perairan Sungai Badak, Kabupaten Mesuji, Lampung. Setelah dua hari pencarian oleh tim gabungan, Bripda Rizki ditemukan meninggal dunia di perairan tersebut.
Bripda Rizki ditemukan pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.04 WIB. Jenazahnya ditemukan mengapung di sekitar tanaman nipah, sekitar 1,5 kilometer dari Desa Sungai Badak menuju arah Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Kronologi kejadian bermuka ketika Bripda Rizki menjalankan tugas pengamanan berdasarkan surat perintah tertanggal 1 September 2026 di Dermaga 129 Pagar Dewa, Kecamatan Mesuji, Rabu (9/9/2026),
Sekitar pukul 22.50 WIB, Bripda Rizki berangkat menggunakan kapal kosong LCT Agro Permai. Saat berada di sekitar wilayah Karangsia, dia berkoordinasi dengan kru kapal untuk berpindah ke Tugboat Yusika yang membawa muatan sawit guna memperkuat pengamanan.
Namun, setelah LCT Agro Permai melintasi wilayah Desa Sungai Badak, keberadaan Bripda Rizki tidak lagi diketahui di atas kapal.
Pihak perusahaan PT Prime Agri Resources kemudian melaporkan hilangnya Bripda Rizki kepada Polsek Sungai Menang pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Setelah menerima laporan tersebut, polisi bersama unsur terkait langsung melakukan pencarian. Operasi melibatkan Satpolairud Polres Ogan Komering Ilir, Polsek Sungai Menang, Basarnas, BNPB/BPBD, pihak perusahaan, hingga masyarakat.
Pencarian dilakukan secara intensif di wilayah perairan Sungai Badak dan sekitarnya. Setelah berlangsung selama dua hari, tim gabungan akhirnya menemukan keberadaan Bripda Rizki pada Jumat pagi.
Sekitar pukul 10.04 WIB, korban ditemukan di perairan Sungai Badak. Bripda Rizki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung di sekitar tanaman nipah.
Lokasi penemuan berada sekitar 1,5 kilometer dari Desa Sungai Badak menuju arah Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.
Saat ditemukan, sejumlah barang milik korban masih dibawa. Petugas menemukan tas ransel berwarna hitam, telepon seluler, serta senjata api dinas.
Tim gabungan kemudian mengevakuasi jenazah menuju Dermaga Desa Sungai Badak. Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sidomulyo, Kabupaten Mesuji.
Dari puskesmas, jenazah Bripda Rizki dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, seluruh unsur terkait langsung dikerahkan setelah kepolisian menerima informasi mengenai hilangnya Bripda Rizki.
“Kami memastikan seluruh proses pencarian dilakukan secara terpadu bersama unsur terkait. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang guna proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kombes Nandang dikutip dari iNews Lamsel, Sabtu (12/8/2026).
Polda Sumsel menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Bripda Rizki Ardianto. Kepolisian juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian dan proses evakuasi korban.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Hasil pemeriksaan medis dan perkembangan penyelidikan akan disampaikan setelah diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait