Pemkot Palembang terus sidak untuk mencegah beredarnya produk kedaluwarsa. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Antara

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengancam akan mencabut izin usaha tempat penjualan produk kadaluarsa. Ketegasan ini sebagai komitmen untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, ancaman itu berlaku untuk semua penjual makanan dan minuman baik di pasar swalayan, pasar tradisional, ataupun pusat perbelanjaan mal.

Mengingat, kata dia, pada pekan lalu tim terpadu masih menemukan bahan makanan kadaluarsa yang dijual tersusun rapi pada rak makanan sebuah mal di Palembang.  

“Ancaman ini harus jadi perhatian, kami tidak segan untuk mencabut izin bagi yang kembali kedapatan menjual makanan kadaluarsa,” kata Finda, sapaan akrabnya.

Ia memastikan, tim terpadu (Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan dan Balai Pengawas Obat dan Makanan) tidak akan berhenti untuk terus mengecek langsung ke lapangan setiap saat.

“Semua ini dilakukan untuk memastikan masyarakat Palembang mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan sehat,” katanya.

Finda mengimbau masyarakat untuk cermat memeriksa kandungan dan kualitas makanan dan minuman sebelum membelinya.

Bila masyarakat menemukan makanan dan minuman yang dijual itu tidak layak konsumsi diharapkan untuk melaporkannya pada layanan aduan masyarakat di portal internet atau media sosial Pemkot Palembang.

“Bersama BPOM kami juga sudah menyiapkan layanan Pojok Pasar yang bisa digunakan untuk memeriksa kandungan makanan di pasar-pasar tradisional Palembang,” katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT