PALEMBANG, INews.id - Seorang perempuan ditemukan tewas di dalam sebuah kamar tempat hiburan malam di Kompleks Teratai Putih, Kampung Baru, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis, 15 Maret 2018, malam. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, Kepolisian Sektor Sukarami Palembang membawa jasad tersebut ke ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
Ibu korban tak kuasa menahan tangis, saat melihat jasad anaknya sudah terbujur kaku di ruang forensik RS Bhayangkara. Sebelumnya korban yang berstatus janda beranak tiga tersebut, diketahui pergi bersama rekannya seorang lelaki pada Rabu, 14 Maret 2018, malam.
Korban berusia 24 tahun, atas nama Yeni alias Mimi tersebut, ditemukan rekannya sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Korban ditemukan didalam kamar sebuah kafe yang berlokasi di Komplek Teratai Putih, area hiburan malam, Kampung Baru, Sukarami, Palembang.
Untuk mengetahui penyebab kematian korban, polisi melakukan pemeriksaan beberapa saksi. Jasad korban dievakuasi ke ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk diperiksa.
Kanit Reskrim Polsek Sukarami Palembang, Iptu Marwan menjelaskan, saat ini polisi masih menunggu hasil visum. Sedangkan pemeriksaan dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Dari hasil olah TKP kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Namun saat ini korban telah kami bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum. Kami belum berani memastikan penyebab kematian karena masih menunggu hasil pemeriksaan dokter,” ucap Marwan saat ditemui di Mapolsek Sukarami, Jumat (16/3/2018).
Rokiah, ibunda korban, tak menyangka anaknya meninggal di tempat hiburan malam itu. Menurutnya, malam itu korban sempat pamit hendak pergi bersama temannya. Rokiah pun sempat melarang korban keluar rumah, lantaran anak korban yang masih kecil tidak berhenti menangis.
Rokiah, mengaku sangat shok saat mendapat kabar anaknya tersebut meninggal dunia. “Saya bilang waktu itu, sudahlah, berhentilah pergi malam-malam. Apalagi ini anaknya menangis terus. Ternyata sudah ada tukang ojek yang jemput dia. Terus dia pun tetap pergi keluar. Sampai akhirnya saya dapat kabar dia sudah meninggal,” ucapnya sambil terisak.
Ibu korban sangat terpukul atas kepergian anaknya yang menjadi tulang punggung keluarga itu. Jasad korban lalu dibawa ke rumah kontrakannya di Jalan Boster Kilometer 12, Kelurahan Sukodadi, Sukarami Palembang untuk dimakamkan.
Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait